Semarak Perkemahan Pramuka Morowali 2025: Wujud Nyata Pembinaan Generasi Emas

MOROWALI -- Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Morowali menyelenggarakan Perkemahan dalam rangka peringatan Hari Baden Powell ke-168 tahun 2025 dan dirangkai dengan Musyawarah Cabang V Gerakan Pramuka Morowali serta Musyawarah Pramuka Penegak-Pandega Putra-Putri (Musppanitera).

Pembukaan kegiatan berlangsung di Bumi Perkemahan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Senin, 28 April 2025 dengan Wakil Bupati Morowali, Kak Iriane Iliyas, bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Dalam sambutannya, Kak Iriane Iliyas menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas semangat para Pramuka yang terus berkontribusi dalam membentuk karakter generasi muda bangsa.

"Kegiatan Pramuka merupakan bagian dari kegiatan ekstrakurikuler yang diselenggarakan secara nasional, sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang saat ini diperkuat dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Kak Iriane, perlu perhatian seluruh jajaran pengurus Gerakan Pramuka agar membuat kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas anggota Pramuka, untuk membina diri sebagai kader penerus kehidupan bangsa pada masa yang akan datang.

Ia menambahkan, dalam perkemahan ini, perlu dipupuk semangat kekeluargaan dan persaudaraan. Menurutnya, kejuaraan dalam lomba bukanlah tujuan utama, melainkan sebagai sarana memperkuat mental dan jiwa anggota Pramuka.

"Apapun hasil yang diperoleh pada kegiatan kali ini, saya berharap adik-adik tetap semangat, sebagaimana nyala api unggun yang tidak pernah surut padam," tuturnya.

Lebih lanjut, Kak Iriane menegaskan pentingnya Bumi Perkemahan sebagai sarana pendidikan Pramuka. Oleh sebab itu, dibutuhkan komunikasi yang baik dan intensif antara pengurus Kwartir dengan pemangku kepentingan di pemerintah daerah, untuk melahirkan kebijakan pembangunan Bumi Perkemahan permanen di Kabupaten Morowali.

"Masalah-masalah klasik yang sering terjadi dalam kegiatan perkemahan dapat diminimalisasi apabila tersedia fasilitas yang memadai," imbuhnya.

Kak Iriane juga memberikan arahan khusus kepada peserta Musppanitera dan Musyawarah Cabang ke-5 Gerakan Pramuka Morowali Masa Bakti 2025–2029, agar menyusun program kerja yang realistis dan sinkron dengan Kwartir Daerah dan Kwartir Nasional, serta merencanakan kegiatan bersama instansi terkait. Ia berharap pengurus yang terpilih ke depan adalah mereka yang siap berkarya dan aktif membina generasi muda.

"Bila perlu, para pengurus yang aktif sampai dengan saat ini dapat dipilih kembali, sepanjang tidak melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka," katanya.

Tak lupa, pihaknya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus Kwartir Cabang dan Majelis Pembimbing Cabang masa bakti 2019–2025 atas dedikasi dan upaya mereka membangun Gerakan Pramuka di Morowali, serta permohonan maaf apabila dukungan pemerintah daerah selama ini masih dirasa belum maksimal.

"Terima kasih atas kerja kreatif dan partisipasi dari semua pihak dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Mohon maaf bila ada hal-hal yang kurang berkenan. Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan. Ikhlas Bakti Bina Bangsa, Berbudi Bawa Laksana," tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres Morowali, para Kepala OPD Kabupaten Morowali, Para Kepala sekolah, para guru, serta ratusan peserta upacara yang terdiri dari anggota Pramuka, Pembina, dan perwakilan kwartir ranting se-Morowali. **/MC Morowali.

Previous Post Next Post